Siapa Putu?

Rabu, 12 Oktober 2011

Masalah Kebudayaan di Indonesia

Hello :)
Sebenernya malam ini tugas saya numpuk, dan ngantri pada minta dikerjain. Tapi, berhubung saya lebih tertarik buat ngisi blog, untuk tugas-tugas tercinta sabar yah.
Nah, malam ini saya akan bahas masalah kebudayaan di Indonesia. Sebenernya, kalo bicara mengenai kebudayaan, saya yakin semuanya setuju Indonesia lah yang paling kaya, contohnya budaya korupsi, budaya kolusi, ehhh kok jadi ngawur -_- enggak, yang terakhir itu bercanda yah :)
Kali ini serius, Indonesia adalah negara yang kaya budaya. Gak percaya? Okey, sekarang kita bermain dengan logika. Indonesia terdiri dari 33 provinsi kan? Dari Sabang sampai Merauke kan? Oke, kalo saya bener kita lanjut, tapi kalo saya salah kita tetep lanjut. Logika aja deh, yang provinsi deketan aja budayanya udah berbeda, apalagi yang jauhan kan? Ini baru 33 budaya. Dalam 1 provinsi itu juga nggak selalu sama budayanya. Apalagi dalam satu kabupaten, atau kecamatan, atau kelurahan, desa dan sebagainya. Gak kebayang kan seberapa banyak nya kebudayaan di Indonesia :)
Bangga? Pastinya...
Tapi lihat dulu ilustrasi di bawah ini...
Lihat sendiri betapa budaya yang asli dan ciri khas Indonesia, satu persatu dicuri oleh negeri tetangga. Apalagi saya sebagai orang Bali, nggak terima samasekali kalau Tari Pendet ikutan dicuri, karena saya tau banget riwayat Tari Pendet yang pada awalnya merupakan tari pemujaan yang banyak diperagakan di Pura. Tarian ini melambangkan penyambutan atas turunnya dewata ke alam dunia. Lambat-laun, seiring perkembangan zaman, para seniman Bali mengubah Pendet menjadi “ucapan selamat datang”, meski tetap mengandung anasir yang sakral-religius. Pendet itu juga merupakan pernyataan dari sebuah persembahan dalam bentuk tarian upacara. Nggak seperti halnya tarian-tarian pertunjukkan yang memerlukan pelatihan intensif, Pendet dapat ditarikan oleh semua orang, dewasa maupun gadis.
Dan beberapa budaya lain yang ikut dicuri antara lain :
1. Lagu Rasa Sayange :Rasa Sayange atau Rasa Sayang-Sayange adalah lagu daerah yang berasal dari Maluku, Indonesia. Lagu ini merupakan lagu daerah yang selalu dinyanyikan secara turun-temurun sejak dahulu untuk mengungkapkan rasa sayang mereka terhadap lingkungan dan sosialisasi di antara masyarakat Maluku.
2. Rendang Padang
Rendang daging adalah masakan tradisional bersantan dengan daging sapi sebagai bahan utamanya. Masakan khas dari Sumatera Barat, Indonesia ini sangat digemari di semua kalangan masyarakat baik itu di Indonesia sendiri ataupun di luar negeri.
3. Keris
Keris adalah senjata tikam khas Indonesia, atau mungkin lebih tepat Nusantara. Berdasarkan dokumen-dokumen purbakala, keris dalam bentuk awal telah digunakan sejak abad ke-9. Kuat kemungkinannya bahwa keris telah digunakan sebelum masa tersebut.
Selain digunakan sebagai senjata, keris juga sering dianggap memiliki kekuatan supranatural. Senjata ini sering disebut-sebut dalam berbagai legenda tradisional, seperti keris Mpu Gandring dalam legenda Ken Arok dan Ken Dedes.
4. Reog Ponorogo
Reog adalah salah satu kesenian budaya yang berasal dari Jawa Timur bagian barat-laut dan Ponorogo dianggap sebagai kota asal Reog yang sebenarnya. Gerbang kota Ponorogo dihiasi oleh sosok warok dan gemblak, dua sosok yang ikut tampil pada saat reog dipertunjukkan. Reog adalah salah satu budaya daerah di Indonesia yang masih sangat kental dengan hal-hal yang berbau mistik dan ilmu kebatinan yang kuat.
5. Wayang Kulit
Wayang berasal dari kata wayangan yaitu sumber ilham dalam menggambar wujud tokoh dan cerita sehingga bisa tergambar jelas dalam batin si penggambar karena sumber aslinya telah hilang.
Awalnya, wayang adalah bagian dari kegiatan religi animisme menyembah ‘hyang’, itulah inti-nya dilakukan antara lain di saat-saat panenan atau taneman dalam bentuk upacara ruwatan, tingkeban, ataupun ‘merti desa’ agar panen berhasil atau pun agar desa terhindar dari segala bala.
6. Bunga Rafflesia Arnoldi
Patma raksasa (Rafflesia arnoldi) merupakan tumbuhan parasit obligat yang terkenal karena memiliki bunga berukuran sangat besar, bahkan merupakan bunga terbesar di dunia. Ia tumbuh di jaringan tumbuhan merambat (liana) Tetrastigma dan tidak memiliki daun sehingga tidak mampu berfotosintesis. Tumbuhan ini endemik di Pulau Sumatera, terutama bagian selatan (Bengkulu, Jambi, dan Sumatera Selatan). Taman Nasional Kerinci Seblat merupakan daerah konservasi utama spesies ini. Jenis ini, bersama-sama dengan anggota genus Rafflesia yang lainnya, terancam statusnya akibat penggundulan hutan yang dahsyat. Di Pulau Jawa tumbuh hanya satu jenis patma parasit, Rafflesia patma.
7.  Angklung
Dalam rumpun kesenian yang menggunakan alat musik dari bambu dikenal jenis kesenian yang disebut angklung. Adapun jenis bambu yang biasa digunakan sebagai alat musik tersebut adalah awi wulung (bambu berwarna hitam) dan awi temen (bambu berwarna putih). Purwa rupa alat musik angklung; tiap nada (laras) dihasilkan dari bunyi tabung bambunya yang berbentuk wilahan (batangan) setiap ruas bambu dari ukuran kecil hingga besar.
Angklung merupakan alat musik yang berasal dari Jawa Barat. Angklung gubrag di Jasinga, Bogor, adalah salah satu yang masih hidup sejak lebih dari 400 tahun lampau. Kemunculannya berawal dari ritus padi. Angklung diciptakan dan dimainkan untuk memikat Dewi Sri turun ke Bumi agar tanaman padi rakyat tumbuh subur.
8. Kuda Lumping
Awalnya, menurut sejarah, seni kuda lumping lahir sebagai simbolisasi bahwa rakyat juga memiliki kemampuan (kedigdayaan) dalam menghadapi musuh ataupun melawan kekuatan elite kerajaan yang memiliki bala tentara.
Di samping, juga sebagai media menghadirkan hiburan yang murah-meriah namun fenomenal kepada rakyat banyak. Pertunjukan juga biasanya disuguhi adegan-adegan berbahaya seperti, makan dan jalan pada beling, jalan dan makan bara api.
9. Batik
Batik (atau kata Batik) berasal dari bahasa Jawa “amba” yang berarti menulis dan “nitik”. Kata batik sendiri meruju pada teknik pembuatan corak – menggunakan canting atau cap – dan pencelupan kain dengan menggunakan bahan perintang warna corak “malam” (wax) yang diaplikasikan di atas kain, sehingga menahan masuknya bahan pewarna.
Batik adalah kerajinan yang memiliki nilai seni tinggi dan telah menjadi bagian dari budaya Indonesia (khususnya Jawa) sejak lama. Perempuan-perempuan Jawa di masa lampau menjadikan keterampilan mereka dalam membatik sebagai mata pencaharian, sehingga di masa lalu pekerjaan membatik adalah pekerjaan eksklusif perempuan sampai ditemukannya “Batik Cap” yang memungkinkan masuknya laki-laki ke dalam bidang ini. Ada beberapa pengecualian bagi fenomena ini, yaitu batik pesisir yang memiliki garis maskulin seperti yang bisa dilihat pada corak “Mega Mendung”, dimana di beberapa daerah pesisir pekerjaan membatik adalah lazim bagi kaum lelaki.
(source : wikipedia)

Kalian semua pasti sama? Nggak terima! Setelah berpikir secara rasional, saya mengambil satu kesimpulan bahwa sikap 'Gak Terima' itu TIDAK AKAN MENGUBAH APAPUN. Mereka tetep dengan 'batu'-nya mengklaim satu persatu budaya asli Indonesia. Ada usaha-usaha yang harus dilakukan agar budaya kita tetap lestari dan yang terpenting, bangsa lain nggak berani seenaknya meng-klaim budaya Indonesia.


Yang pertama. Kita tau globalisasi sangat kuat pengaruhnya pada masa ini. Perubahan besar-besaran di segala bidang (khususnya Informatika dan Komunikasi) menyebabkan bangsa kita kurang memperhatikan hal-hal semacam kebudayaan, ditambah lagi peranan kebudayaan asing yang semakin lama semakin mempengaruhi pola hidup bangsa kita. Semua orang mengejar kesuksesan dalam karir, berpacu dengan waktu. Apa kabar kebudayaan kita? Semakin terlupakan. Sebenarnya, niat untuk menjaga kebudayaan masih bisa direalisasikan, yaitu dengan menjadikan budaya Indononesia sebagai suatu bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Dan, jangan sampe saking terpengaruhnya dengan budaya asing, kemudian menganggap budaya Inonesia itu kacangan. Wah, emang bener-bener kacang tuh orang! Kacang lupa kulitnya. Yaaah, maybe di sela-sela waktu senggang, sempetin deh buat belajar main gamelan, atau belajar tari tradisional :) Kalo bukan kita yang melestarikan, mengagumi dan mencintai budaya kita, siapa lagi dong?


Yang kedua ini berkaitan denga HUKUM. Karena ini juga penting agar budaya tidak diklaim oleh bangsa lain! Jadi, untuk melindungi budaya Indonesia, harus ada perlindungan yang jelas, maka sangat diperlukan Undang-Undang yang khusus melindungi kebudayaan Indonesia.  Seperti yang tercantum dalam UU No.19 Tahun 2003 tentang hak cipta telah menjamin perlindungan hak kekayaan intelektual komunal ataupun personal serta peraturan lain yang telah dibuat untuk melindungi kebudayaan asli Indonesia.


Selanjutnya, yang tidak kalah penting adalah mengajak seluruh dunia melihat dan mengetahui budaya Indonesia. Ini nggak kalah penting! Melakukan promosi ke luar negeri, atau melakukan pertukaran budaya antar daerah, sehingga budaya kita dapat dilestarikan dan dunia tau, 'Oh, ini toh budaya Indonesia' :)


Last, but not least, untuk melestarikan budaya Indonesia dapat dilakukan dengan tidak menganak tirikan provinsi lain, bagi sama rata hak mereka, jangan pernah membedakan suku-suku yang lain, beri pendidikan yang layak, transportasi, ekonomi dan usut tuntas pelanggaran hak. Dengan adanya usaha tersebut, akan mempererat persatuan dan kesatuan Indonesia, sehingga bangsa kita akan makmur sentosa dan dengan sendirinya kebudayaan dapat kita jaga :)


Generasi muda, ini tugas kita! Bagaimanapun caranya budaya Indonesia harus tetap lestari dan terjaga. Karena sebenarnya permasalahan budaya bukan masalah kecil, tapi bukan masalah besar juga apabila kita mau bertindak :)
-Xoxo

Sabtu, 08 Oktober 2011

MY FAVORITE FASHION -LADY GAGA-

Hellaw readers :)
Look at the tittle and I certain you know what I will post. Get related with fashion world.
First off all, I want to tell you who is my favorite fashion icon. Ehm, not really fashion icon. Actually, she is a singer who be different from every people. Eccentric singer. She is...Lady Gaga.
Why I choose her? Because she is very courageous. She audaciously opting be a different woman. Most of the actrees think that fashion is always follow what happening now, if you left behind or slip off to the screw way of fashion, automatically you will lost opportunity to be the great actrees or they afraid if they be said to be actress who don't have good taste of fashion. But not for Gaga. She choose her own way fashion, and it's so hot! Where another actrees have no gall to look different in fashion appetite, Gaga bravely use pantie to formal occasion. She more comfortable to being herself with no depend to another people.


I do love Gaga's hair in left side. And from it that, many actress follow her hair style. 


Gaga's lip is very sexy, isn't it?


I think would better if Gaga use foundation like the right picture. Moreover she use red lipstick, and let her hair  blonde. Because in left left side, Gaga look tan.


Which much better in your opinion ?


Gaga tell us that there are many way to make short hair look extraordinary


Which better in your oppinion? Gaga's long hair or Gaga's short cuthair?


 Though I don't really like black, but Gaga's style in black was really lovely


Okay, Gaga always have her own way to well-turned-out


I REALLY LOVE GAGA'S SHOES AT RIGHT SIDE PICTURE. IT'S SO EXTREMELY HOT!


Gaga in gold. Which one better?





She bravely combine shochking colours with black and white! Salute


Could you see on Gaga's eyes? Actually I don't really agree with Gaga's bag. It's not 'punk' enogh. Too ordinary :(


Gaga bravely use underpants. Cool!

Xoxo~ With Love, Putu

Kamis, 06 Oktober 2011

Trouble is a friend

Well, sebenernya gue lagi pusing berat mikirin tugas Matematika Dasar. Gue baru sampe rumah, dan kepikiran tugas Matematika Dasar yang numpuk, kemudian gue mendadak mager.Sebenernya salah dosennya yang kasih tugas kebanyakan atau salah si mager yang tiba-tiba datang, atau salah gue, salah keluarga gue, salah temen-temen gue?!
Tujuan gue malem ini bukan untuk ngebahas kesalahan orang sih ya. Tapi, gue mau cerita kejadian tadi siang. Actually, I just have quality time with my besties.
Jadi, hari ini sebenernya jadwal I-Lab. Lo harus tau, sekejam-kejamnya Jakarta, lebih kejam lagi I-Lab Gunadarma! We have to be Single Fighter there. Dengan modul yang harus kita kuasai, masuk lab tanpa membawa apapun, ngerjain pre-test, activity lab dan post test, yang semuanya bikin perut gue mendadak mual, keringet bercucuran walaaupun di I-Lab dingin abis.
Jadi ceritanya hari ini tuh harusnya praktek Matematika Informasi. Gue ngga mau dong, masuk lab dan jadi kambing cengo, dan gue memutuskan untuk belajar maksimal! YA, MAKSIMAL! Tapi maksimal versi gue cuma sejam doang sih ya, dan keputusan kedua adalah tidur kemudian melanjutkan belajar keesokan harinya.
Intinya, gue udah siap masuk rimba I-Lab yang tidak mengenal belas kasih deh.
You know what? Ternyata sesi hari Selasa, praktek nya DIANULIR! Bete ngga sih. Katanya sih gara-gara trouble on the system gitu deh. Okay, well, memang lebih baik dianulir daripada dipaksa, dan jadinya malah kayak praktek sebelumnya, beberapa praktikan ngga bisa masuk ke system, dan yang lebih sial lagi, gue kebagian lost-connectionnya. Gue berhasil masuk ke system, tapi malah lost-connection ampe waktu abis. Ngga lucu kan.
Akhirnya kita pulang dalam damai.
Setiap mahasiswa yang pulangnya lebih awal pasti ngga kepikiran buat langsung pulang. Ada aja each destination nya. Begitu juga gue dan temen-temen. Kita memutuskan buat belajar bareng di rumah Lintang. Tapi ini cuma sekedar rencana. And still being a plan (only) never happening.
Why?
First of all. Kita melalui petualangan more than 'mendaki gunung lewati lembah' untuk bisa sampe di rumah Lintang. Nggak, rumah Lintang itu deket banget. Malahan kita pada pake motor. Masalahnya itu, peraturan yang ada nggak ditaati. GUE NGGAK BAWA STNK. Dan, kita nggak ada yang pake helm ganda. Sialnya itu kita ketemu polisi, dan setelah melalui perembukan kita mutusin untuk lewat jalan tikus, bahkan si pemilik rumah yang akan kita satroni nggak tau itu jalan. Tancap bin nekat.
Dan, perjalanan yang harusnya ditempuh dalam waktu 45 menit, molor jadi 1jam 45 menit.
Rencana awal gagal total. Bayangin aja kita kepanasan capek haus dan blablabla, yang ada malah ngaso, belajarnya kapan-kapan aja deh.
Okay, sebenernya yang mau gue ceritain itu pas pulangnya. Gue dapet sial, gue ditilang. Sekali lagi : GUE DITILANG. Gue masuk di sarang singa dengan 3polisi berbadan kekar, ganas, bawel namun genit. Dosa apa aku ya Tuhan, bisa terjebak di tempat itu.
Dan disanalah gue bisa membuktikan bahwa money is everything. You know what I mean lah.
Dan, begitulah petualangan si Bolang hari ini.
Xoxo

Rabu, 05 Oktober 2011

Hell-o World :D


Okay. Ehem.
My first post. FIRST??? Oh Gosh, it is really out of date. When other people’s blog being cool day by day, and I still here, do nothing. Actually, not really. This is not really my first blog. I have blog account already, but because laziness come and gone, so I fill my blog when my good mood come. Guess what happen when the laziness come? What? Sleep all day long? No, not as bad as you think, guys. Hahaha, I left my blog, leave over. Then I prefer to make new account.
Actually, I just become a real person. Why? Because I just became a student of University or MAHASISWA at Gunadarma University. People said, when you being a student of University already, it means that you growing up be a real person. Ready to enter new field of society. What to do? Well, Gunadarma require us to have a blog. For what? Many things! For daily task, portofolio and the other things that have related with college world. So, TADDA!!! Because of that reason, this blog born to the world. Come on, say HALLO to my blog!!!
In fact, I really love writing. So much. But, I’m a moody person. When I’m in good mood, I can write everything. What I see, what I feel, what I heard, what I want to do. But, if I’m in badmood, I can be the most lazy people in the world. Too lazy to do anything. Just spent my live to relax, and do nothing. But, now I’m not young anymore. I know that my worse habit just wasting my time. So, until now, I ready to bloging. I just hope with bloging, I can get many good influence.
And well, though my English really worse, I just learn. I learn to write in English, speak English little by little. So, I really need your advice to make me better. Every advice, not only about my English, but everything! I try to improve myself with good things. After this post, I will post the other things. I really hope post by post in my blog useful to every people who visit my blog.
Okay guys, see you later, hope you enjoy my blogs. Xoxo